Agustus 8th, 2011 by rofik
Perang Badar terjadi pada 7 Ramadhan, dua tahun setelah hijrah. Ini adalah peperangan pertama yang mana kaum Muslim (Muslimin) mendapat kemenangan terhadap kaum Kafir dan merupakan peperangan yang sangat terkenal karena beberapa kejadian yang ajaib terjadi dalam peperangan tersebut. Rasulullah Shallalaahu ‘alayhi wa sallam telah memberikan semangat kepada Muslimin untuk menghadang khafilah suku Quraish yang akan kembali ke Mekkah dari Syam. Muslimin keluar dengan 300 lebih tentara tidak ada niat untuk menghadapi khafilah dagang yang hanya terdiri dari 40 lelaki, tidak berniat untuk menyerang tetapi hanya untuk menunjuk kekuatan terhadap mereka. Khafilah dagang itu lolos, tetapi Abu Sufyan telah menghantar pesan kepada kaumnya suku Quraish untuk datang dan menyelamatkannya. Kaum Quraish maju dengan pasukan besar yang terdiri dari 1000 lelaki, 600 pakaian perang, 100 ekor kuda, dan 700 ekor unta, dan persediaan makanan mewah yang cukup untuk beberapa hari. Read the rest of this entry »
Tags: 300, Hijriah, lelaki, Muslim, Muslimin, Perang Badar, Ramadhan, Rasulullah SAW, tentara
Posted in Hayatus Shahabat | No Comments »
Juli 8th, 2011 by rofik

Ibn Al Jauzi telah membagi umur manusia menjadi lima masa, yaitu :
- Masa anak-anak, yaitu sejak dilahirkan hingga mencapai usia 15 tahun
- Masa muda, mulai dari 15 tahun hingga umur 35 tahun
- Masa dewasa, mulai dari 35 hingga umur 50 tahun
- Masa tua, mulai dari 50 hingga 70 tahun
- Masa lanjut, dari umur 70 tahun hingga akhir umur yang dikarunikan Allah. Swt.
Apabila menusia telah mencapai dewasa, diharapkan sudah mulai mendapat karunia hikmah dan kebijaksanaan. Maka tumbuhlah sifat pada dirinya yang mulai mengerjakan berbagai ketaatan, kecondongan hatinya kepada Allah dan selalu bertobat kepadaNya. Read the rest of this entry »
Tags: Ajal, Allah SWT, Dewasa, Masa Anak-anak, masa lanjut, Masa Muda, Masa tua, Umur Manusia
Posted in Renungan | No Comments »
Februari 25th, 2011 by rofik
Segala puji bagi Allah yang diharapkan kasih sayang dan pahalaNya. Yang ditakutkan kebencian dan siksaanNya. Yang membangun hati wali-walinya dengan keenakan harapannya, sehingga IA membawa mereka dengan kasih sayang nikmat-nikmatNya kepada ketetapan di dalam HadratNya.. dan berpaling dari negeri percobaannNya , yang menjadi tempat ketetapan musuh-musuhNya. Dan IA memukul dengan cemeti pentakutanNya dan hardikNya yang keras, akan muka orang-orang yang berpaling dari HadratNya. Ke negeri pahalanya dan kemuliaanNya. Dan DIA mencegah mereka kepada mendatangi yang dicacikanNya dan menghampiri kepada kemarahan dan kutukanNya. Karena tarikan segala jenis makhluk dengan rantai-rantai paksaan dan kekerasan . dan pada kali yang lain dengan kekang-kekang kelembutan dan kasih sayang kepadaa surgaNya.
Rahmat kepada Muhammad penghulu Nabi-NabiNya dan sebaik-baik makhlukNya. Dan kepada keluarga, para sahabat, dan anak cucunya.
Adapun kemudian, maka sesungguhnya harap / raja’ dan takut / al-khouf adalah dau sayap , yang dengan dua sayap itu , orang-orang muqarrabin terbang ke setiap tempat yang terpuji. Dan merupakan dua pisau , yang dengan pisau itu orang berjalan ke akhirat, memotong setiap tebingyang sukar didaki. Maka tiada yang membawa kedekatan dengan Tuhan Yang Maha Pemurah dan kepada angin surga , serta keadaannya itu jauh tepi-tepinya, berat beban-bebannya, terkeliling dengan yang tiada disukai oleh hati dan dirindui oleh anggota-anggota badan dan sendi-sendi tubuh, selain oleh kekang-kekang harapan . dan tiada yang menahan dari neraka jahanam dan azab yang pedih , serta keadaannya terkeliling dengan keinginan-kinginan yang lemah lembut dan kesenangan-kesenangan yang menakjubkan , selain oleh cemeti-cemeti pentakutan dan kekuasaan-kekuasaan yang mengeraskan.
Jadi, maka tidak boleh tidak daripada penjelasan hakikat harap dan takut dan keutamaan keduanya. Dan jalan esampaian kepada mengumpulkan diantara keduanya, serta berlawanan dan pertentangan diantara keduanya. Dan kami akan mengumpulkan penyebutan keduanya dalam suatu kitab yang melengkapi atas dua bagian. Bagian pertama tentang harap dan bagian ke dua tentang takut.
Read the rest of this entry »
Tags: Allah, Harap, Ihya Ullumudin, Nabi SAW, Sahabat, Takut
Posted in Renungan | No Comments »
Januari 7th, 2011 by rofik
Perkahwinan Hanzalah bin Abu Amir dengan sepupunya, Jamilah binti Ubay sudah siap diatur. Kebetulan pula, hari berlangsungnya perkahwinan Hanzalah bertembung dengan hari peperangan tentera Islam menentang musuh di Bukit Uhud. Hanzalah bin Abu Amir mendekati Rasulullah saw, “Saya bercadang menangguhkan sahaja perkahwinan saya malam nanti”. Pada masa itu, Nabi Muhammad saw dan tentera-tentera Islam di kota Madinah sibuk membuat persiapan akhir untuk berperang. “Tidak mengapa, teruskan sahaja perkahwinan ini”, balas Rasulullah saw. “Tetapi saya sungguh berhajat untuk menyertainya”, Hanzalah bertegas. Rasulullah saw berkeras supaya Hanzalah meneruskan perkahwinannya dan memberi cadangan supaya Hanzalah menyusuli tentera Islam di Bukit Uhud pada keesokan hari, setelah selesai upacara perkahwinan.
Read the rest of this entry »
Tags: Agama, Hanzalah, Malaikat, Mati Syahid, Perkawinan, Sahabat
Posted in Hayatus Shahabat | 1 Comment »
Oktober 5th, 2010 by rofik
Suatu malam, jauh sepeninggal Rasulullah, Bilal bin Rabbah, salah seorang sahabat utama, bermimpi dalam tidurnya. Dalam mimpinya itu, Bilal bertemu dengan Rasulullah.
“Bilal, sudah lama kita berpisah, aku rindu sekali kepadamu,” demikian Rasulullah berkata dalam mimpi Bilal.

“Ya, Rasulullah, aku pun sudah teramat rindu ingin bertemu dan mencium harum aroma tubuhmu,” kata Bilal masih dalam mimpin-ya. Setelah itu, mimpi tersebut berakhir begitu saja. Dan Bilal bangun dari tidurnya dengan hati yang gulana. Ia dirundung rindu.
Keesokan harinya, ia menceritakan mimpi tersebut pada salah seorang sahabat lainnya. Seperti udara, kisah mimpi Bilal segera memenuhi ruangan kosong di hampir seluruh penjuru kota Madinah. Tak menunggu senja, hampir seluruh penduduk Madinah tahu, semalam Bilal bermimpi ketemu dengan nabi junjungannya. Read the rest of this entry »
Tags: Bilal bin rabbah, Habsyah, Nabi SAW, Shabat, Suara Emas
Posted in Hayatus Shahabat | 2 Comments »